Ikutilah Penghargaan E-Learning 2010

Tadi sore, saya ditelepon oleh salah seorang panitia Festival e-pendidikan 2010 Pustekkom. Saya diberitahu bahwa blog yang saya kelola mendapatkan nominasi untuk mendapatkan penghargaan e-Learning award 2010 dari Pustekkom Kemendiknas. Lalu diberikanlah kepada saya adanya informasi tentang kegiatan itu di  url http://jardiknas.kemdiknas.go.id/e-pendidikan/ yang berisi seputar informasi kegiatan.

» Continue reading “Ikutilah Penghargaan E-Learning 2010″

Comments (3)

E-Learning Bukan Semata Upload & Download

Inovasi dalam teknologi pembelajaran memang tidak pernah berhenti. Setiap saat pendidik yang tergabung di dalamnya berusaha untuk mengembangkan teknologi yang digunakan selama ini dan memperbaiki kelemahan-kelemahannya untuk kualitas pendidikan yang lebih baik.

ELearning atau proses pembelajaran melalui media elektronik, terutama internet, saat ini dianggap dapat menjadi solusi pendidikan bagi siswa yang tidak dapat hadir secara fisik ke setiap perkuliahan, namun mempunyai niat untuk memperoleh pengetahuan atapun keinginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
» Continue reading “E-Learning Bukan Semata Upload & Download”

Comments (2)

PROPOSAL WIJAYA KUSUMAH

PENGARUH APLIKASI BLOG DAN MOODLE DALAM E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR INTERNET SISWA AKSELERASI

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Kecenderungan yang telah dikembangkan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran internet adalah program e-learning. Beragam istilah dan batasan telah dikemukakan oleh para ahli teknologi informasi dan pakar pendidikan. Secara sederhana e-learning dapat dipahami sebagai suatu proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi berupa komputer yang dilengkapi dengan sarana telekomunikasi (internet, intranet, ekstranet) dan multimedia (grafis, audio, video) sebagai media utama dalam penyampaian materi dan interaksi antara pengajar (guru) dan pembelajar (siswa).
Model pembelajaran berbasis TIK dengan menggunakan e-learning berakibat pada perubahan budaya belajar dalam konteks pembelajarannya. Setidaknya ada empat komponen penting dalam membangun budaya belajar dengan menggunakan model e-learning di sekolah. Pertama, siswa dituntut secara mandiri dalam belajar dengan berbagai pendekatan yang sesuai agar siswa mampu mengarahkan, memotivasi, mengatur dirinya sendiri dalam pembelajaran. Kedua, guru mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan, memfasilitasi dalam pembelajaran, memahami belajar dan hal-hal yang dibutuhkan dalam pembelajaran. Ketiga tersedianya infrastruktur yang memadai dan yang keempat administrator yang kreatif serta penyiapan infrastrukur dalam memfasilitasi pembelajaran.
Permasalahan yang dihadapi sekolah saat ini adalah pada tingkat kesiapan peserta belajar, guru, infrastruktur sekolah, pembiayaan, efektifitas pembelajaran, sistem penyelenggaraan dan daya dukung sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran berbasis TIK. Lalu, apakah mungkin program e-learning dapat dilaksanakan di sekolah dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa? Ini yang menjadi esensi dari kebermaknaan e-learning di sekolah.
» Continue reading “PROPOSAL WIJAYA KUSUMAH”

Comments (5)

  • Berkali kita gagal, lekas bangkit, dan cari akal. Berkali kita jatuh, lekas berdiri, dan jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya