Warisan Terakhir Seorang Blogger (7)
Omjay dan Teman-teman Blogger Kompasiana di Gramedia Matraman
Mutiara tak tahan menahan air matanya yang deras mengalir. Surat wasiat yang dibacanya begitu membuatnya terharu. Belum pernah ayahnya membuat surat untuknya sepanjang ini. Hatinya pun bahagia karena telah diberikan kepercayaan oleh almarhum ayahnya untukmengelola blog yang menjadi kesayangan ayahnya itu. Mutiara pun lalu melanjutkan bacaannya.
Warisan Terakhir Seorang Blogger (6)
Mutiara menghentikan sejenak bacaannya. Tak tahan membaca pesan almarhum ayahnya yang begitu mendalam. Air matanya turun begitu deras, dan membuatnya berhenti sejenak membaca pesan almarhum ayahnya itu.
Warisan Terakhir Seorang Blogger (5)
Setelah permata membacakan surat wasiat dari ayahnya, kini giliran Mutiara mendapatkan kesempatan membuka kotak emas pemberian almarhum ayahnya. Dibukanya kotak emas itu dengan pelan-pelan, dilihatlan sebuah kertas yang berwarna biru muda dalam keadaan terlipat. Lalu dibukalah lipatan kertas itu, dan dibacalah isi surat wasiat itu kepada ibundanya dan juga saudara-saudaranya. Sebuah surat wasiat yang merupakan warisan terakhir dari seorang blogger.
Warisan Terakhir Seorang Blogger (4)
Setelah Intan dan Berlian membuka kotak emas pemberian almarhum ayah mereka yang merupakan seorang blogger handal di era global, maka kini tibalah giliran anak ketiga yang bernama Permata membuka kotak emas yang berisi pesan terakhir dari almarhum ayahnya. Sebuah pesan yang merupakan warisan terakhir seorang blogger.
Warisan Terakhir Seorang Blogger (3)
Setelah intan selesai membaca pesan dari almarhum ayahnya, maka kini giliran Berlian anak kedua dari blogger handal membuka kotak emas pemberian ayahnya.
Dibukanya kotak itu perlahan-lahan, dan dilihatlah sebuah kertas berwarna pink. Ayahnya tahu benar warna kesukaan Berlian, dan dengan cepat segeralah dibuka pesan ayahnya itu. » Continue reading “Warisan Terakhir Seorang Blogger (3)”
Warisan Terakhir Seorang Blogger (2)
Setelah 7 hari wafatnya sang blogger handal di era global, maka dibukalah kotak emas yang berisi wasiat ayahanda mereka. Wasiat itu merupakan warisan terakhir dari seorang blogger kepada anak-anaknya. Di dalam kotak emas itu ada secarik kertas yang berisi pesan ayah mereka. Pesan terakhir dari seorang blogger handal di era global.
Dibukalah kotak pertama oleh Intan, anak pertama sang blogger handal. Dari dalam kotak emas itu terlihat secarik kertas berwarna putih yang berisi pesan ayahnya. Lalu dibacalah pesan ayahnya itu di depan ibunda, dan saudara-saudara intan lainnya.
“Anakku intan, ayah berikan blog kesayangan ayah ini untuk kamu upadate terus setiap bulannya. Inilah blog pertama kali yang ayah buat, ketika mulai belajar ngeblog. Nama dan alamat blog itu adalah http://wijayalabs.blogspot.com. Ayah berikan username dan password untuk login ke blog itu.
Bila kamu loginn ke dalamnya, maka ada 4 blog yang ayah kelola secara khusus di sana, yaitu:
- http://materi-tik-sma.blogspot.com/
- http://materi-tik-smp.blogspot.com/
- http://acep-transbisnis.blogspot.com/
- http://wijayalabschool.blogspot.com/
Isilah blog ayah itu dengan dengan tema-tema yang berbasis pendidikan, agar pendidikan di negeri ini bagus dan berkualitas. Ayah yakin kamu bisa menuliskannya, sebab profesimu sekarang ini adalah seorang guru. Buktikan kepada dunia, bahwa kamu adalah guru yang berkualitas, dan mampu menjaga kehormatan seorang guru.
Ayah yakin, kamu bisa menjadi guru ngeblog yang luar biasa, dan dikenal khalayak ramai di Indonesia. Pesan ayah, tuliskan apa yang kamu kerjakan, dan kerjakan satu demi satu apa yang kamu tuliskan. Perlahan namun pasti kamu sempurnakan pekerjaanmu itu dengan prestasi tinggi.
Guru Indonesia harus menjadi guru super. Guru yang pantang menyerah dengan keadaan apapun. Oleh karena itu, ayah berikan kepadamu warisan terakhir seorang blogger. Sebuah blog yang semoga bisa menginspirasi para guru untuk ngeblog setiap saat. Mohon jaga blog ayah ini agar senantiasa terupdate setiap bulannya. Hilangkan kemalasan diri, dan teruslah menulis. Ayah akan berikan warisan lainnya kepada enam orang adikmu yang tak kalah hebat dengan warisan yang ayah berikan kepadamu.
Selamat ngeblog anakku sayang, dan ajaklah orang lain juga untuk ikut ngeblog. Jasad ayah boleh mati di telan bumi, tapi tulisan-tulisan ayah tetap terjaga dan abadi sepanjang masa.”
Setelah membaca pesan ayahnya itu, Intan berjanji di depan ibundanya dan juga saudara-saudaranya untuk selalu mengupdate blog peninggalan ayahnya itu dengan sepenuh hati.
Demikianlah pesan dari sang blogger handal kepada anak pertamanya, intan. Masih ada 6 pesan lainnya di dalam kotak emas yang belum terbuka. Apa isinya? Mari nantikan postingan berikutnya. (Bersambung)
Tulisan sebelumnya:
http://media.kompasiana.com/group/new-media/2010/10/12/warisan-terakhir-seorang-blogger/
Catatan:
Tulisan bersambung ini dibuat untuk merayakan hari blogger nasional yang akan jatuh pada tanggal 27 Oktober 2010.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Warisan Terakhir Seorang Blogger (1)
Alkisah, ada seorang bloger handal di era global yang sakit parah. Dokter telah memvonisnya menderita penyakit kanker kulit studium 4. Hidupnya sudah tak lama lagi. Nafasnya pun tinggal satu dua saja. Mirip sapi mau dipotong dipemotongan hewan.
Melihat hal itu, sang istri mengumpulkan semua anak-anaknya. Kebetulan, pasangan suami istri ini dikaruinia 7 orang anak. 6 orang anak putri yang cantik-cantik mirip ibunya, dan 1 orang putra yang gagah seperti ayahnya. Anak ketujuh adalah seorang anak laki-laki yang sangat disayanginya. Masing-masing anak diberinya nama yang indah-indah oleh sang blogger handal ini.
Anak pertama diberinya nama Intan, anak kedua diberinya nama Berlian, anak ketiga diberinya nama Permata, anak keempat diberinya nama mutiara, anak kelima diberinya nama Safira, anak keenamnya diberi nama Ruby, dan anak ketujuh yang laki-laki diberinya nama zamrud, dengan nama panjang zamrud katulistiwa kusumah. Di belakang setiap anaknya tertuliskan nama belakang ayah mereka.
Dimintalah anak-anaknya itu berkumpul di sebuah ruangan perawatan dalam rumah sakit itu untuk melihat kondisi terakhir ayah mereka. Berkatalah sang istri kepada suaminya, sang blogger handal itu.
“Kakanda, adinda telah mengumpulkan semua anak-anak kita. Mohon perkenan kakanda menyampaikan pesan kepada mereka sebagai warisan terkahir seorang blogger sesuai dengan amanat kakanda”.
Begitulah sang istri blogger berkata lemah lembut kepada suaminya. Membuat hati dan jantung suaminya berdetak lebih keras dari sebelumnya. Maklumlah, sang blogger takut sekali berpisah, dan kehilangan istrinya yang cantik ini, dan telah memberinya tujuh orang anak. Kata orang, istrinya itu secantik Tina Talisa.
Maka berkatalah sang blogger handal itu kepada ketujuh putra-putrinya dengan suara yang terbata-bata.
“Anak-anakku, sebentar lagi akan datang kematian menjemput ayah kalian. Sebelum ayah meninggalkan kalian, ada warisan terakhir yang hendak ayah bagikan kepada kalian sebagai seorang blogger. Warisan ini bukanlah harta karun yang berupa benda, tetapi warisan ini akan terus abadi walaupun nanti kalian sudah mati. Sepanjang sang pemilik modal masih hidup, dan sepanjang dunia internet terus berkembang, maka nama kalian akan terus dikenang sepanjang jaman. karena tulisan-tulisan kalian yang memotivasi dan bermanfaat untuk orang lain. Niatkan diri untuk berbagi. Berbagi pengalaman dan pengetahuan”.
Begitulah kata sang blogger handal dengan suara yang sudah semakin pelan kepada ketujuh anaknya.
Lalu diambillah 7 kotak perhiasan yang terbuat dari emas itu dengan bantuan istrinya. Ketujuh kotak perhiasan itu terbuat dari emas perak yang berkilauan dan didalamnya ada secarik kertas putih sebagai wasiat atau pesan terakhir kepada penerimanya. Masing-masing kotak telah diberinya nama sesuai dengan nama ketujuh anaknya. Diberikannya satu persatu kotak emas itu kepada ketujuh anaknya.
Setelah ketujuh anaknya menerima kotak emasnya masing-masing, maka berkatalah sang blogger handal kepada ketujuh anaknya itu.
“Anak-anakku, mohon kotak ini jangan dibuka sebelum ayah tiada. Masing-masing kalian telah ayah belikan laptop dengan teknologi terkini. Manfaatkan laptop itu dengan sebaik-baiknya. Semua laptop sudah bisa terkoneksi ke internet karena sdh ada modem di dalamnya. Kalianpun sdh bisa saling “connecting and sharing”. Kalian bisa saling curhat-curhatan di dunia maya. Hanya satu pesan ayah, jangan terlalu asyik bermain games, dan berchating ria melalui facebook dan twitter. Sebab itu tak akan membuatmu kaya ilmu dan pengetahuan. Jangan pernah pula meninggalkan sholat 5 waktu karena terlalu asyik di dunia maya.”
Begitulah pesan terakhir sang blogger handal di era global kepada ketujuh anak-anaknya.
Keesokan harinya, sang blogger handal ditemukan telah wafat di kamar perawatannya. Penyakit kanker kulit yang menggerogotinya telah membawanya menghadap sang Kuasa, Pemilik alam semesta.
Terdengar tangisan pilu di sana- sini. Para anggota keluarga dan kerabatnya, menangisinya dengan rasa haru sekaligus bangga. Sebab sang blogger handal itu telah banyak berjasa dalam dunia blog di Indonesia. Berkat jasa beliaulah dunia blog di tanah air menjadi meriah hingga saat ini.
Berita tentang wafatnya sang blogger handal di era global cepat sekali tersebar ke seantero dunia. Melalui internet, berita itu tersebar hanya dalam waktu hitungan detik. Ucapan bela sungkawa pun berdatangan dari para tokoh blogger. Ucapan duka cita itu memenuhi facebook sang blogger yang sebelum meninggal telah dikelola dengan baik oleh sang istri. Selama sakit, username dan password sudah diberikan kepada istrinya. Ribuan orang memenuhi dinding facebooknya untuk menyampaikan duka yang mendalam. Bahkan presiden Republik Indonesia, melalui ajudan khususnya telah mengirimkan karangan bunga sebagai ungkapan duka cita yang mendalam. Mereka telah kehilangan tokoh blogger handal di era global. Tokoh blogger yang selalu menulis setiap hari, dan memberi inspirasi kepada siapa saja yang membutuhkannya. Bendera setengah tiang pun dikibarkan sebagai lambang dukacita…………..
(Bersambung)
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Catatan:
Tulisan bersambung ini dibuat untuk merayakan hari blogger nasional yang akan jatuh pada tanggal 27 Oktober 2010.
Pentingnya Sebuah Komunitas Blogger di Daerah
Pentingnya dibentuk sebuah komunitas blogger telah teruji, dan semakin diminati oleh teman-teman di berbagai daerah. Mereka yang awalnya ngeblog hanya di blognya masing-masing, kini mulai bergabung dalam sebuah komunitas blogger. Bersama-sama mempublikasikan potensi daerahnya, dan memberitakan kepada dunia, tentang potensi unik yang dimiliki oleh daerahnya masing-masing.
» Continue reading “Pentingnya Sebuah Komunitas Blogger di Daerah”
Pulsa bagi Seorang Blogger
Setelah saya tidur tadi, saya mendapatkan ide menulis. Dalam tidur saya itu, saya bermimpi tak bisa bertemu dengan kawan-kawan dalam dunia maya, karena tak ada pulsa untuk koneksi ke internet. Maklumlah, dalam mimpi itu saya cuma pakai internet mobile dari salah satu providet internet terkenal di Indonesia. Berhubung tak kuat biaya langganan setiap bulannya, maka diputuskanlah memakai produk isi ulang. Beli pulsa, 5000, 10.000, sampai 50.000. Kalau duit di kantong lagi banyak, bisa langsung beli pulsa yang 100.000. Lumayan buat ngenet sampai lama.
Penyakit Seorang Blogger
Setelah anda memiliki blog sendiri di internet, maka anda sudah menjadi seorang blogger. Tempat-tempat untuk ngeblog gratis banyak sekali, baik di dalam maupun di luar negeri. Kalau di luar negeri, orang banyak yang menggunakan blogger.com dan wordpress.com. Kalau di dalam negeri, ada yang pakai blogdetik.com, dan ada juga yang pakai dagdigdug.com.
Catatan Penting Seorang Blogger
Malam semakin larut. Rasanya mata ini ingin sekali terpejam. Tetapi karena ingin memenuhi janji dengan kompasianer, maka saya paksakan juga untuk membuat sebuah tulisan. Sebuah tulisan yang saya buat di blog kompasiana dengan niat untuk berbagi. Dengan begitu ada pesan yang ingin saya sampaikan. “Menulislah sebelum tidur”.
Dengan menulis sebelum tidur, saya telah menorehkan sebuah catatan penting. Catatan penting seorang blogger tentang betapa indahnya bisa berbagi. Bila esok ajal menjemput, ada sebuah pesan yang sudah saya tuliskan. Sebab kematian itu pasti, tak ada satupun orang yang bakal mengelakkannya.
Ketika Ide Menulis di Blog Macet
Saat-saat Kritis Seorang Blogger
Membaca tentang Psikologi Blogger yang dituliskan oleh penulis kreatif zulfikar akbar di sini, membuat saya tersulut untuk membuat sebuah tulisan tentang saat-saat kritis seorang blogger. Bagi saya, tulisan ini akan membuat seorang blogger akan menjadi lebih yakin dan termotivasi bahwa ada moment yang paling penting dalam hidup manusia yaitu kematian.
Blog dan Pendidikan Kewirausahaan
Buat kamu yang fokus untuk mengelola blog dengan baik tentu kamu akan berusaha menghiasi blog kamu itu dengan pernak pernik blog yang mempesona. Untuk mempelajari itu, banyak teman-teman blogger yang akan menolongmu, dan memberikan tutorial menambahkan pernak-pernik blog dalam blog mereka yang kreatif itu.
Bila kamu telah fokus dan memahami benar pernak-pernik blog, untuk menghiasi blog kamu, maka mulailah sesuatu yang unik dalam blogmu itu, sehingga lambat laun, blog yang kamu kelola itu menghasilkan dari sisi finansial.














Teacher, Trainer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Workshop PTK dan TIK, Eduprenership, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar dan Workshop sebagai Pembicara di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di 



















