Membangun Lembaga Pendidikan yang Sehat (1)

13099499741122130916

Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd

Selama 2 hari ini (6-7 Juli 2011) semua guru dan karyawan di lingkungan Labschool Jakarta Yayasan Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diwajibkan mengikuti Lokakarya. Kegiatan lokakarya ini dilaksanakan di gedung auditorium Labschool Jakarta lantai 3.

» Continue reading “Membangun Lembaga Pendidikan yang Sehat (1)”

Comments (1)

Menuju Berpikir Ilmiah

Sore ini, pukul 14.00 s.d. 16.30 pada Senin 23 Agustus 2010 para guru di Labschool Jakarta mengikuti kegiatan pelatihan Peningkatan Kompetensi Mengajar Melalui Konsep Metaphorming yang disampaikan oleh Prof. Dr. Conny R. Semiawan. Namun sebelum mendapatkan materi itu, terlebih dahulu Prof. Dr. Arief Rachman memberikan materi tentang pentingnya Menuju Berpikir Ilmiah.

» Continue reading “Menuju Berpikir Ilmiah”

Leave a Comment

Bersatunya Dua Tokoh Pendidikan

Prof. Dr. Conny R. Semiawan
Prof. Dr. Conny R. Semiawan

Hari ini saya bahagia sekali ketika diundang dalam selamatan ruangan baru untuk Prof Conny R. Semiawan dan Prof. Arif Rachman. Ruangan yang bertempat di gedung utama Labschool lantai 2 itu menjadi saksi bisu atas bersatunya dua tokoh pendidikan Indonesia.

Sebagai seorang pendidik yang mengabdikan diri di sekolah ini, tentu saya merasa bangga sekali. Apalagi kedua tokoh pendidikan itu kini telah resmi menjadi penasehat Labschool. Penasehat yang sangat mumpuni dari para begawan pendidikan yang kiprahnya telah diakui di tingkat nasional, maupun internasional.

Prof. Dr. Arief Rachman
Prof. Dr. Arief Rachman

Bagi anda yang belum tahu siapa Prof. Conny Semiawan dan Prof Arif Rachman, mungkin saya perlu memberitahu sedikit. Prof Conny adalah mantan Rektor IKIP Jakarta. Pada zaman beliau menjabat, beliau sangat konsen untuk membuka sekolah laboratorium kependidikan (SLK). Waktu itu, ditunjuklah oleh beliau pak Arif Rahman menjadi kepala sekolahnya, dan dari kolaborasi itulah nama Labschool terus melejit seantero negeri untuk mencerdaskan anak bangsa.

Saya terharu ketika dalam sambutannya Prof Conny mengatakan, “sekolah ini harus menjadi sekolah bertaraf internasional (SBI) yang berkualitas. Para guru diminta untuk segera meng-update diri agar tak tergilas dari perubahan yang terus terjadi. Terus menerus memperbaiki diri dengan perubahan yang terencana.”

Sambutan beliau itu terus terang sangat memotivasi kami yang mendengarnya, dan lebih termotivasi lagi ketika Prof Arif Rachman mengatakan, “hiduplah seperti pohon yang akarnya menghunjam kebawah, cabangnya mampu menahan terpaan angin, batangnya kokoh, dan daunnya lebat sehingga meneduhkan siapa saja yang ada dibawahnya”.

Bersatunya dua tokoh pendidikan ini dalam sebuah ruangan dengan desain minimalis membuat saya merasakan akan ada getaran-getaran dahsyat yang akan menggetarkan sekolah kami menjadi lebih hebat karena dibina oleh dua orang penasehat yang sangat bijaksana. Sudah terbiasa memakan asam garam di dunia pendidikan dan membuat kami banyak belajar kepada mereka.

Di sela-sela kesibukan mereka yang padat, mereka masih mau membantu kami yang masih muda-muda ini untuk terus berkarya di bidang pendidikan. Menjadikan sekolah Labschool menjadi sekolah berkarakter dan berbudi pekerti yang luhur serta mampu menciptakan calon-calon pemimpin di masa depan yang cerdas dan beritegritas tinggi.

Bersatunya dua tokoh pendidikan itu di rumah kedua bagi kami, seperti memiliki kembali ayah dan ibu yang selalu mengajarkan anak-anaknya agar mampu berbuat kebaikan kepada sesama.

Semoga Allah memberikan mereka umur panjang dan kesehatan yang prima di hari-hari tua mereka. Terus berkarya bagi bangsa dan negara. Welcome home prof Conny dan Prof Arief Rachman. Kami semua sayang dan bangga dengan bapak dan ibu. Semoga kami bisa meniru keteladanan yang telah bapak/ibu berikan kepada kami. Jasamu akan terus mengalir deras, seperti air sungai kapuas yang terus mengalir tiada henti.

Salam Blogger Kompasiana

Omjay

http://wijayalabs.com

Omjay

Comments (1)

MENJAGA LABSCHOOL AGAR TETAP UNGGUL

MENJAGA LABSCHOOL AGAR TETAP UNGGUL
(Sebuah Refleksi di Ulang Tahun Labschool ke-40)

Tulisan ini diilhami dari hasil perenungan yang mendalam. Juga mengambil hikmah dari terjadinya musibah kebakaran di Labschool, Rabu 30 Juli 2008. Si jago merah itu telah melumat habis beberapa fasilitas Labschool. Hanya dalam hitungan menit fasilitas yang megah itu hilang ditelan bumi. Padahal, baru sehari sebelumnya kami bangga karena akan terpilih menjadi sekolah sehat di DKI Jakarta. Melalui lomba sekolah sehat (LSS) kami berharap mendapatkan juara pertama dan mengungguli sekolah lainnya.

Harapan terkadang berbeda dengan kenyataan. Kebakaran di Labschool telah membuat suasana sekolah berubah. Berubah menjadi kecemasan, apakah setelah fasilitas terbakar kami mampu menjaga Labschool agar tetap unggul? Apakah fasilitas merupakan segalanya untuk mencapai keunggulan?.
» Continue reading “MENJAGA LABSCHOOL AGAR TETAP UNGGUL”

Comments (34)

  • Berkali kita gagal, lekas bangkit, dan cari akal. Berkali kita jatuh, lekas berdiri, dan jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya