Archive for February, 2009

DIGITAL IMMIGRANTS VS DIGITAL NATIVES

Anak kita tumbuh dalam perkembangan teknologi yang berkembang dengan cepat. Anak-anak kita berpikir dan berbicara dengan cara yang berbeda. Dalam dunia teknologi masa kini, para guru dan orang tua di ibaratkan sebagai ‘pendatang’ dalam dunia teknologi digital (Digital Immigrants) sementara para siswa atau anak-anak di zaman ini disebut sebagai para ‘penduduk asli’ di dunia digital (Digital Natives).
» Continue reading “DIGITAL IMMIGRANTS VS DIGITAL NATIVES”

Leave a Comment

Narkoba No, Prestasi Yes

Saya ingin melanjutakan tulisan tentang belajar kepemimpinan di sanggabuana (6). Di sanggabuana ini, selain materi pak Arief Rachman kami mendapatkan materi tentang Bahaya Narkoba bagi generasi muda. Pembicaranya adalah Bapak.  DR. Victor Pujiadi seorang Polisi berpangkat Kombes yang sekarang bertugas di BNN (Badan Narkotika Nasional).

» Continue reading “Narkoba No, Prestasi Yes”

Comments (2)

Darimana Mau Kemana?

Terus terang hati saya galau ketika membaca berita dan informasi yang saya dapatkan. Baik itu dari koran maupun dari internet. Mulai dari pimpinan parpol yang salah ucap sampai anak kecil yang jadi dukun sakti. Ada juga berita duka cita, 4 orang sudah meninggal gara-gara berobat di dukun sakti. Belum lama pula kita dengar mahasiswa ITB meninggal karena kegiatan kemahasiswaan, juga ketua DPRD medan yang meninggal akibat serangan jantung dan pukulan dari masa pendemo. Sungguh perbuatan yang biadab.
» Continue reading “Darimana Mau Kemana?”

Leave a Comment

Belajar Kepemimpinan di SanggaBuana (5)

Tak terasa kami telah semalam berada di Sanggabuana, Pusat Latihan Perang TNI-AD. Pagi dini hari anak-anak dibangunkan tepatnya pukul 4.00 pg. Mereka diminta untuk sholat tahajud dulu, sambil menunggu waktu adzan subuh. Bunyi kokok ayam silih berganti, dan bunyi suara kodok turut meramaikan pagi yang indah ini.

» Continue reading “Belajar Kepemimpinan di SanggaBuana (5)”

Leave a Comment

Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (4)

Sanggabuana adalah tempat yang dulu katanya tempat pelarian DI/TII dari pengejaran pasukan RI. Banyak tentara DI/TII mati dan dikubur di sini. Begitulah cerita dari para prajurit kostrad yang menceritakannya pada saat sambil minum kopi di warung dadakan dekat barak siswa.

» Continue reading “Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (4)”

Comments (1)

Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (3)

Seiring dengan tuntutan zaman, perkembangan pendidikan pada era globalisasi menuntun dunia pendidikan agar siap dalam mempersiapkan siswa-siswinya menjadi pemimpin yang cerdas, handal, jujur, dan berwibawa.

» Continue reading “Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (3)”

Leave a Comment

Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (2)

Sanggabuana adalah tempat yang dijadikan pasukan TNI-AD  khususnya Kostrad dalam melatih para prajuritnya. Di sinilah para prajurit itu digembleng dan dilatih agar dapat  menghadapi musuh yang akan menyerang Indonesia.

» Continue reading “Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (2)”

Leave a Comment

Belajar Kepemimpinan di SanggaBuana (1)

Tiga hari tanpa internet dan tak membaca blog saya dan kompasiana membuat saya merasa ada sesuatu yang hilang. Sudah saya coba berulang kali agar  dapat terhubung ke internet melalui treje IM2. Namun daerah pegunungan di seputar Sanggabuana, karawang jawa Barat ini menghadangnya. Jadilah saya menyimpan pengalaman ini dalam laptop beberapa hari. Pengalaman bagaimana membina siswa untuk mampu menjadi seorang pemimpin kelak.

» Continue reading “Belajar Kepemimpinan di SanggaBuana (1)”

Leave a Comment

Guru, Tentara, dan Pengusaha (Sebuah Kisah Pemilihan Ketua RT)

Guru, Tentara, dan Pengusaha (Sebuah Kisah Pemilihan Ketua RT)
Oleh wijaya kusumah – 5 Februari 2009 –

Pemilihan ketua RT sebentar lagi akan dimulai. Banyak warga yang datang hendak menggunakan hak pilihnya. Seperti biasa pemilihan ketua RT di komplek kami sangat meriah. Pesta demokrasi di wilayah kami cukup berhasil. Tibalah saatnya pemilihan ketua RT. Ketua RT yang diharapkan mempunyai visi dan misi yang jelas dalam membawa warga Rt.005 ke arah yang lebih baik, begitulah yang diharapkan warga.  Intinya saluran air lancar, jalan tidak banjir, keamanan terjamin, dan masalah sampah teratasi.

» Continue reading “Guru, Tentara, dan Pengusaha (Sebuah Kisah Pemilihan Ketua RT)”

Leave a Comment

Jangan Nodai Demokrasi kita!

Foto detik.com

Foto detik.com

Membaca berita di koran dan menonton rekaman kejadian demonstrasi di Sumatera Utara hati saya terasa tergores. Demonstrasi itu telah menelan korban dengan tewasnya Ketua DPRD Sumatera Utara, Abdul Azis. Apa pun alasannya, tindakan para demonstrasi yang menahan ketua DPRD adalah merupakan tindakan tak terpuji.

» Continue reading “Jangan Nodai Demokrasi kita!”

Comments (4)

Kedatangan Tamu Blogger Hebat

Selasa siang, 3 Pebruari 2009, saya kedatangan tamu di sekolah Labschool. Seorang Blogger hebat di dunia maya. Low profil dan berisi. Blogger yang selalu di tunggu-tunggu tulisannya. Menyentuh hati dan bermakna. Siapa pun akan terpikat setiap kali membaca tulisannya.
» Continue reading “Kedatangan Tamu Blogger Hebat”

Comments (1)

Istriku Tercinta

Malam telah larut. Anak-anak dan istri saya lihat tertidur pulas di kamar. Wajah-wajah cantik yang membuat saya terharu sekaligus bangga. Di rumah saya adalah pria paling ganteng dan tergagah. Tak ada pria yang lainnya. Sebab, kedua anak saya semuanya perempuan. Cantik-cantik, persis seperti mamanya.

Melihat mereka tertidur pulas seperti itu, membuat saya merenung dan bermimpi untuk dapat membahagiakan mereka. Terutama istri tercinta yang tak kenal lelah melayani kami sekeluarga dengan penuh cinta dan keikhlasan.

Setiap pagi dia membangunkan saya. Mengingatkan saya untuk sholat subuh di Masjid. Sholat berjamaah. Dia tak ingin suaminya diam di rumah dan tak bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya.

Saya sungguh berbahagia sekali mendapatkan istri yang baik hatinya. Ia menjadi sahabat dekat ketika saya mengalami banyak masalah. Ia menjadi obat yang membantu menyembuhkan penyakit hati yang ada dalam diri. Ia adalah bidadari cantik yang dikirim oleh Allah kepada saya dari Surga.

Walaupun saya tahu kalau dunia tak seindah surga.

Saya harus bersyukur kepada Allah karena diberikan istri yang baik hati, mau menerima suami seperti saya apa adanya.

Dia pernah bilang pada saya, “biar ayah miskin dan tak memiliki harta mamah tetap sayang dan cinta sama ayah”. ” Karena kekayaan tak membuat kita bahagia”. Saya sangat terharu mendengarnya.

Di saat-saat lain, ketika saya sedang mengalami posisi sulit dan cobaan hidup dia sanggup menjadi penyejuk hati. Dahaga jiwa. Tutur katanya yang lemah lembut membuat saya tersadarkan bila melakukan kesalahan.

Terima kasih ya Allah. Tuhan pemilik bumi. Engkau telah berikan aku istri yang baik hati.  Istri yang sholekhah. Istri yang mau menerima suaminya apa adanya. Melayani dengan penuh kasih dan sayang.

I LOVE YOU, istriku.

Semoga kami dapat terus bersama mengarungi bahtera hidup ini.  Seia-sekata. Sehidup semati. Senasib sepenanggungan.

“Dunia ini adalah perhiasan, dan perhiasan yang paling mahal harganya adalah istri yang sholekhah”.

Wijaya Kusumah, Istriku tercinta

Comments (1)

Obama & Semangat Menghadapi Ujian Nasional

Membaca tulisan siswa dalam blog mereka membuat saya tertawa geli. Itulah tingkah polah anak SMP yang baru beranjak dewasa. Maklumlah mereka masih ABG, jadi rasa keakuannya masih tinggi.Di sinilah peran kita sebagai pendidik untuk mengarahkan mereka.

» Continue reading “Obama & Semangat Menghadapi Ujian Nasional”

Comments (1)

Kepemimpinan SBY

PEMIMPIN yang diharapkan oleh rakyatnya adalah seorang pemimpin yang selalu berada di garis depan. Dialah yang membuka jalan akan adanya perubahan. Perubahan terjadi apabila pemimpin itu memiliki jiwa kepemimpinan. Lalu kepemimpinan yang bagaimanakah yang dinginkan rakyat? Apakah Pak SBY sudah layak disebut pemimpin?

» Continue reading “Kepemimpinan SBY”

Leave a Comment

  • Berkali kita gagal, lekas bangkit, dan cari akal. Berkali kita jatuh, lekas berdiri, dan jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya