Betapa terkejutnya saya ketika dari sudin Jakarta Timur, bapak Sutrisno menghubungi saya dan mengatakan kalau berkas sertifikasi portofolio saya hilang dan saya diminta untuk menyerahkan 1 berkas copynya kembali. Bagaimana mungkin berkas berkas yang begitu tebal bisa tercecer apalagi hilang??? Yang lebih terkejut lagi, beliau mengatakan bahwa kalau saya tidak mengumpulkan, maka saya dianggap gugur dari sertifikasi guru.
Sertifikasi guru, buat saya justru merugikan. karena waktu saya habis hanya untuk mengumpulkan berkas-berkas portofolio. Apalagi berkas portofolio saya sebagian ada yang terkena banjir jadi sulit buat saya mengumpulkan berkas dalam waktu dekat.
Sertifikasi guru sebenarnya meguntungkan guru, Karena bila lulus guru akan mendapatkan tambahan penghasilan. Besarnya cukup lumayan untuk membeli sembako yang nilainya mulai meninggi.
Guru oh guru. Sertifikasi bukan membuatmu gembira tapi justru bersedih hati. Sertifikasi guru sungguh melelahkan. Semoga ada perbaikan yang lebih baik dari pemerintah yang mengupayakan perbaikan kualits guru.
Wijaya Kusumah,
Trainer, Motivator, Blogger, Fotografer, Pembicara Seminar, Workshop PTK dan TIK, Eduprenership, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar dan Workshop sebagai Pembicara di tingkat Nasional.
Wijaya Bersedia membantu para guru dalam KTI online, dan Karya Tulis Ilmiahnya selalu masuk final di tingkat Nasional dan berbagai prestasi telah diraihnya. Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat di 

{ 2 } Comments
Kapan pengumuman sertifikasi guru ? Kok belum ada juga ya? Gelombang satu saja belkum menerima honornya. Oh lama banget ya prosesnya
saya minta gaji guru ditambah karena harga sembako pada naik dan harga2 semakin mahal !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Post a Comment